Sunday, April 12, 2009

Film Terbaik vs Sutradara Terbaik

Dalam pagelaran Piala Oscar tahun ini, pemenang sutradara terbaik dan film terbaik berasal dari film yang sama. Menurut saya yang awam tentang film ini adalah hasil yang normal.
Saya tidak terlalu hapal tentang siapa nama pemenang sutradara terbaik maupun judul film terbaik Piala Oscar tahun ini, tapi cukup hanya melihat bahwa keduanya berasal dari film yang sama. Adapun yang ingin penulis kritisi adalah bahwa hasil yang normal tersebut tidak selalu terjadi baik itu di Piala Oscar maupun FFI sekalipun. Kenapa hasil yang tidak normal tersebut bisa terjadi, bahwa sutradara film terbaik, filmnya tidak memenangkan perhargaan film terbaik dalam suatu festival film yang sama? Ini yang ingin saya tanya pada para praktisi film...
Karena menurut logika saya, yang bisa dinilai dari seorang sutradara terbaik adalah hasil karyanya yaitu film hasil penyutradaannya. Jadi, jika suatu film memenangkan penghargaan film terbaik menurut saya otomatis sutradaranya memenangkan penghargaan sutradara film terbaik juga.
Jika terjadi keduanya tidak berasal dari film yang sama, bagaimana? Film terbaik, okelah bisa dilihat secara keseluruhan filmnya, alur ceritanya, akting aktor dan aktrisnya, setingnya dan sebagainya. Lha kalo sutradara terbaik tidak dilihat dari filmnya, lalu ya apa para juri festival film melihat seorang sutradara film terbaik ketika dia sedang menyutradarai filmnya atau dengan kata lain melihat proses pembuatan film tersebut? Ada yang bisa menjelaskan pada penulis?

No comments:

Post a Comment